E-Learning Study

Home » Uncategorized » Ini Ancaman Google jika Android “Alergi” KitKat

Ini Ancaman Google jika Android “Alergi” KitKat

Dalam sebuah memo yang diduga bocor lewat internet, Google memaksa produsen perangkat Android untuk memakai sistem operasi Android versi 4.4 (KitKat) dalam perangkat terbaru yang dirilis ke pasar.

Hal ini berlaku tanpa pandang bulu untuk semua jenis perangkat Android, mulai dari yang berbanderol murah hingga yang mahal.

Dokumen itu dikirim tim Android di Google kepada perusahaan teknologi yang menggunakan Android.

Apa yang akan dilakukan Google jika produsen Android “bandel” mengabaikan permintaan tersebut? “Mulai Februari 2014, Google tidak akan lagi menyetujui distribusi Google Mobile Services (GMS) pada produk baru berbasis Android yang mengirimkan rilis platform yang lebih tua,” tulis Google dalam sebuah memo.

Tanpa persetujuan Google Mobile Services, ini berarti sebuah perangkat berbasis Android bakal “mati” alias tidak akan memiliki aplikasi inti dari Google, seperti Google Maps, Google Hangouts, dan Google Now. Ada kemungkinan, termasuk layanan toko aplikasi Google Play Store.

Jika tekanan yang diberi Google ini benar, produsen harus mengadopsi KitKat, bahkan di perangkat yang dibanderol dengan harga murah sekalipun. Agar sebuah ponsel dapat menjalankan KitKat, dibutuhkan spesifikasi komponen yang terbilang cukup tinggi dan hal itu akan memengaruhi harga jual di pasar.

Biasanya, produsen dapat menawarkan ponsel dengan harga murah lantaran produk tersebut dibekali sistem operasi Android versi lawas dan spesifikasi komponen yang dipakai juga berada di segmen menengah ke bawah.

Kini, Google menginginkan ponsel atau tablet terbaru Android memakai KitKat untuk menekan angka fragmentasi. Hal ini membuat pengguna Android tidak mendapatkan pengalaman yang sama saat menggunakan si robot hijau.

Menurut data Google pada Februari 2014, kebanyakan perangkat Android saat ini menggunakan sistem operasi Android versi 4.1 hingga 4.3 yang termasuk keluarga Jelly Bean. Persentase detailnya adalah Android versi 4.1 sebesar 35,5 persen, Android 4.2 sebesar 16,3 persen, dan Android 4.3. adalah 8,9 persen.

Sementara pengguna KitKat hanya berjumlah 1,8 persen. Sistem operasi Android versi 2.3 (Gingerbread) masih mendominasi 20 persen ekosistem Android.

Perbedaan versi Android akan menjadi masalah tersendiri dalam hal ketersediaan aplikasi. Terkadang, sebuah aplikasi atau game hanya dirancang agar berjalan di Android 4.1 hingga 4.4 saja. Itu berarti pengguna Android 4.0 dan di bawahnya tidak dapat menjalankan aplikasi atau game tersebut.

Sumber: Pocket-Lint
Editor: Reza Wahyudi

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: